Didik Turmudzi Blog

Mari kita jalin tali silaturahmi

KAPAN MEMULAI SHALAT JAMA’AH

Posted by d12kt pada 13 Februari 2010

Oleh
Dr Shalih bin Ghanim As-Sadlan

MASALAH PERTAMA : BILAKAH MAKMUM MULAI BERDIRI UNTUK SHALAT JAMA’AH
Ada empat pendapat para ulama dalam masalah ini

[1]. Ulama Hanafiyah berpendapat jama’ah shalat berdiri ketika muadzin mengucapkan “Hayya ‘alal falah” saat iqamah dan setelah imam berdiri.

[2]. Ulama Malikiyah berpendapat bahwa hal itu terserah kepada kemauan para makmum. Boleh sebelum iqamah, pada saat iqamah atau sesudahnya. Sebab, tidak ada ketentuan dari syariat dalam masalah ini. Hanya saja diriwayatkan dari Abu Qatadah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Jika telah diiqamatkan shalat, janganlah berdiri hingga kalian melihatku” [Shahih Ibnu Khuzaimah III/14]

Ibnu Rusyd Al-Maliki berkata : “Wajib mengamalkan hadits ini jika shahih [1], Jika tidak, maka pada asalnya boleh berdiri kapan saja, karena tidak ada dalil yang mengaturnya. Kapan saja makmum berdiri sebelum shalat sudah dianggap baik” [Bidayatul Mujtahid I/145]

[3]. Menurut ulama Asy-Syafi’iyah para makmum berdiri setelah muadzin menyelesaikan iqamahnya, jika imam berada dalam masjid bersama makmum.[Al-Majmu Syarah Al-Muhadzdzab III/237]

[4]. Menurut ulama Hambali para makmum dianjurkan berdiri ketika muadzin mengucapkan ‘Qad qaamatish shalah” [Al-Inshaf II/38-39]

Pendapat yang terpilih : Pendapat terakhir ini merupakan bentuk istihsan yang sangat relevan dengan seruan Qad qomatish shalah. Sedang masalah ini tidak terlepas dari masalah menyambut seruan. Dalam masalah ini pendapat Asy-Syafi’iyah tidaklah tepat, karena para jama’ah shalat memang harus dberdiri sebab hal itu merupakan salah satu rukun shalat dan sebagai pembukanya.

MASALAH KEDUA : JARAK ANTARA ADZAN DAN IQAMAH
Para ahli fiqih menegaskan bahwa dianjurkan memberi tenggang waktu antara adzan dan iqamah, untuk memberi kesempatan bagi jama’ah untuk mengerjakan shalat sunnat dan duduk untuk menunggu kehadiran para jama’ah lainnya. Kecuali shalat Maghrib, namun perlu diperhatikan waktu-waktu afdholiyah.

Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Bilal Radhiyallahu ‘anhu.

“Artinya : Berilah tenggang waktu antara adzan dan iqamah sekedar menunggu orang yang sedang berwudhu hingga selesai wudhunya dengan tenang dan orang yang sedang makan dapat menyelesaikan makanannya dengan tenang” [2]

Departemen urusan Islam, wakaf, dakwah dan bimbingan masyarakat di Kerajaan Saudi Arabia mengeluarkan peraturan baru tentang batas waktu mengumandangkan iqamah shalat jama’ah setelah adzan. Tujuannya agar para muadzin mengetahui kapan mengumandangkan iqamat dan para makmum mengetahui kapan mereka bangkit menunaikan shalat. Wallahu muwaffiq.

MASALAH KETIGA ; BEBERAPA KESALAHAN YANG PERLU DIPERBAIKI
Ada beberapa kesalahan yang sering ditemui di beberapa masjid dan sering dilakukan oleh sebagian orang diantaranya.

[1]. Beberapa jama’ah shalat ada yang berdiri sebelum muadzin mengumandangkan iqamat sementara sebagian lainnya masih kelihatan duduk meski imam telah memulai shalat.

[2]. Sebagian jama’ah ada yang kelihatan terburu-buru, karena sebab-sebab terntentu atau kadang-kadang tanpa sebab mereka meminta imam yang telah hadir di masjid agar menyuruh muadzin mengumandangkan iqamat

[3]. Sebagian jama’ah ada yang celingak-celinguk ke kanan dan ke kiri atau menoleh ke belakang untuk melihat apakah imam sudah datang, begitu melihat imam datang ia langsung berdiri padahal muadzin belum mengumandangkan iqamatnya.

[4]. Sebagian muadzin ada yang mengumandangkan iqamat sebelum imam datang, sehingga banyak terjadi kesulitan.

[5]. Di beberapa negara Islam sering terlihat pada muadzin mengumandangkan adzan di luar masjid. Begitu selesai, jama’ah yang tadinya telah berada di dalam masjid langsung mengumandangkan iqamat.

http://www.almanhaj.or.id/content/1733/slash/0

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: