Didik Turmudzi Blog

Mari kita jalin tali silaturahmi

Senjata Laser Pembunuh Nyamuk

Posted by d12kt pada 25 Maret 2009

Dikembangkan Ilmuwan Star Wars

LONDON – Setahun belakangan pakar-pakar astrofisika di Amerika Serikat (AS) serius mengembangkan WMD. Tapi, bukan senjata pemusnah masal atau weapon of mass destruction yang mengundang kontroversi itu, tetapi senjata pemusnah nyamuk alias weapon of mosquito destruction.

Kepada CNN pekan lalu, ketua proyek ilmiah itu mengatakan bahwa senjata laser tersebut mampu memanggang jutaan nyamuk dalam hitungan menit. ”Begitu mendeteksi gelombang audio kepakan sayap nyamuk, senjata laser yang dijuluki WMD tersebut langsung menembak ke arah datangnya suara,” terang Dr Jordin Kare seperti dilansir The Times. Tembakan itu dijamin langsung menghanguskan tubuh nyamuk-nyamuk tersebut.

Para ahli astrofisika yang kini mengembangkan WMD itu, konon, dulu terlibat dalam program antirudal Star Wars semasa Perang Dingin. Kepada The Telegraph, mereka mengatakan bahwa tujuan utama dikembangkannya senjata laser pembasmi nyamuk itu untuk mengatasi wabah malaria. Berdasar data Badan Kesehatan Dunia (WHO), tiap 30 detik seorang warga Afrika meninggal karena malaria.

”Tiap tahun ada sekitar 300 juta kasus malaria akut di seluruh dunia. Dari kasus sebanyak itu, rata-rata terjadi lebih dari satu juta kematian,” sebut CNN mengutip laporan WHO. Hingga saat ini, lanjut media AS tersebut, malaria masih menjadi momok paling mematikan di kawasan tropis dan subtropis. Penyakit yang ditularkan kepada manusia oleh nyamuk betina itu bersumber dari parasit.

Lantas, seberapa berbahayakah dampak serangan senjata laser itu terhadap ekosistem? ”Sejujurnya, tidak pernah ada nyamuk yang hebat. Rasanya, tidak ada binatang yang hanya memangsa nyamuk sebagai sumber makanan eksklusif. Jadi, tidak akan ada yang merasa kehilangan nyamuk,” papar Kare. Serangga lain, tambah dia, tidak akan ikut mati.

Kendati demikian, Kare mengatakan bahwa senjata pemusnah yang tengah dia kembangkan bersama pakar astrofisika lainnya itu dirancang untuk tepat sasaran. Dalam kondisi tertentu, ungkap dia, senjata laser itu mampu membedakan nyamuk yang membahayakan manusia dan yang tidak. ”Hanya, kami masih harus memastikan ketepatannya,” imbuhnya.

Sebagai penangkal wabah malaria, rencananya senjata laser tersebut dipasang di tiap-tiap ujung tiang lampu desa-desa Afrika. Selanjutnya, senjata itu akan berfungsi layaknya pagar yang mencegah nyamuk hidup masuk ke desa. Sebab, jika nekat menerobos pagar laser tersebut, nyamuk-nyamuk itu akan hangus terbakar. Termasuk nyamuk penyebar malaria.

Gagasan mengembangkan WMD itu muncul dari bos Microsoft Bill Gates. Pebisnis kaya raya sekaligus pendiri Yayasan Bill dan Melinda Gates yang gemar melakukan aksi sosial itu prihatin dengan wabah malaria yang melanda Afrika. Dia lantas menugaskan Nathan Myhrvold yang waktu itu menjabat eksekutif Microsoft Corp untuk memformulasikan cara baru yang lebih modern dan efektif memberantas malaria.

Kini riset tersebut berkembang pesat di bawah Intellectual Ventures, perusahaan inovasi yang dipimpin Myhrvold. Media AS melaporkan, perusahaan tersebut bernaung di bawah yayasan Gates. Selain Kare, proyek WMD itu melibatkan ahli astrofisika Star Wars yang lain, Dr Lowell Wood. (hep/ami)

Dari : Jawapos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: